Menyetir dengan jarak tempuh beratus-ratus kilometer tentu membuat jenuh. Kadang sopir memang ditemani oleh kernet truk, tetapi kebanyakan kernet truk ini tidur karena istirahat bergantian untuk menyetir.
Agar tidak jenuh, para supir truk ini melakukan kegiatan yang dianggapnya berguna. Mulai dari menggoda para pengguna jalan lain, terutama perempuan. Lalu berbincang dengan sesama supir atau pemilik warung ketika istirahat. Dan yang terakhir adalah mewarnai truk mereka.
Mungkin kalian akan sering tersenyum melihat tulisan di pantat atau bagian belakang truk. Kata-kata tersebut memang kasar bahkan kadang terkesan ndeso. Tetapi itulah yang bisa dilakukan oleh para supir truk, menghibur para pengendara lain.
2 anak cukup, 2 istri bangkrut
Beratnya rindu
Neng Lilis Gading Sumedang
Takut sama istri? Mending nikah lagi aja
Edisi tobat
Jangan kaya orang susah
Mati kita
Kalau tergesa-gesa terbang saja
Edisi bijak
Gara-gara SMS istriku kabur
Bonus Mitsubishi
(sumber)

0 comments:
Post a Comment