Inilah Penyesalan Terbesar Gerrard Selama Berkostum Liverpool
Mourinho Kirim SMS Mengejutkan kepada Eks Bintang Chelsea ini
Pemain Muda Jepang ini Bikin Chelsea 'Patah Hati'
Parade Foto Juventus Singkirkan Real Madrid: Buffon-Wasit Bak Ciuman, Marcelo Tutupi Wajah
Juventus berhasil melangkah ke final setelah menahan imbang Real Madrid, 1-1, pada leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu atau Kamis (14/5/2015) dini hari WIB. Hasil tersebut cukup bagi Juventus memupus asa Real Madrid untuk mempertahankan gelar Liga Champions yang diraihnya pada musim lalu. Juventus unggul agregat 3-2 atas Real Madrid.
Pada laga tersebut, Real Madrid sempat unggul melalui gol penalti Cristiano Ronaldo pada menit ke-23. Namun, Juventus mampu menyamakan skor lewat gol Alvaro Morata pada menit ke-57. Laga berakhir imbang 1-1 hingga 90 menit pertandingan.
Juventus pun melangkah ke final dan akan menantang Barcelona di Olympiastadion, Berlin, 6 Juni 2015. Ini menjadi final pertama Juventus pada ajang Liga Champions dalam 12 tahun terakhir.
Para pemain Juventus melancarkan protes kepada wasit asal Swedia, Jonas Eriksson (kuning), yang memberikan penalti untuk Real Madrid pada laga di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (13/5/2015).
AFP PHOTO / DANI POZO
Buffon dan wasit tampak seolah berciuman saatpara pemain Juventus melancarkan protes kepada wasit asal Swedia, Jonas Eriksson (kuning), yang memberikan penalti untuk Real Madrid pada laga di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid.
AFP PHOTO / DANI POZO
Bek Real Madrid, Marcelo, meratapi kesedihan setelah gagal membawa timnya ke final Liga Champions 2014-15.
AFP PHOTO / CURTO DE LA TORRE
Para suporter Juventus bentrok dengan pihak keamanan di jalanan kota Madrid sebelum laga leg kedua semifinal Liga Champions antara Real Madrid melawan Juventus, Rabu (13/5/2015).
Striker Juventus, Alvaro Morata (kanan), mencetak gol ke gawang mantan klubnya, Real Madrid, pada laga leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (13/5/2015).
Getty Images
LESU - Ekspresi gelandang serang Real Madrid, James Rodriguez saat timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Juventus di leg kedua Semifinal Liga Champions Eropa di Santiago Bernabeu, Kamis (14/5/2015). Hasil ini tak cukup untuk membawa Cristiano Ronaldo dkk. melaju ke final. Dengan hasil seri di kandang sendiri, Madrid kalah agregat 2-3 dari Juventus. Ambisi mereka untuk mempertahankan gelar juara di kompetisi elite Eropa telah sirna.
(sumber)
Kiper Chelsea ini Merapat ke Turki
Unik...Ban Mobil Ini Cocok untuk Penggemar Manchester United
Wah, Walikota Malang Akan Datangkan Timnas Kroasia
Aksi Pencuri ini Terekam dalam Siaran Langsung Sepakbola
Ini dia Penampakan Kostum Penjaga Gawang MU Musim Depan
Kalah di Kandang Bayern, Barca Tetap Lolos ke Final

Blaugrana berhak mendapatkan tempat di partai puncak meski kalah 2-3 dari Bayern Munich di leg kedua semifinal.
Pada pertandingan di Allianz Arena, Rabu (13/5/2015) dinihari WIB, Bayern unggul lebih dulu melalui gol cepat Medhi Benatia.
Akan tetapi, Barca tak butuh waktu lama untuk mencetak gol balasan lewat kaki Neymar.
Neymar kemudian kembali menggetarkan gawang Bayern untuk membawa Barca berbalik unggul 2-1.
Skor ini bertahan hingga selesainya babak pertama.
Pada babak kedua, Bayern yang sudah tertinggal jauh secara agregat tak menyerah begitu saja.
Kerja keras mereka membuahkan dua gol lewat Robert Lewandowski dan Thomas Mueller.
Tim tuan rumah pun keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
Tapi, kemenangan di Allianz Arena tak cukup untuk meloloskan Bayern ke final.
Barca, yang menang 3-0 di leg pertama, tetap lolos dengan skor agregat 5-3.
(sumber)
[WOW] Harga Tiket Laga Terakhir Gerrard di Anfield Rp41 Juta
Demi Perawatan Rambutnya Neymar Rogoh Puluhan Juta Per Bulan
Belum Kerja, Tim Transisi PSSI Sudah Ditinggal Anggota Yang Undur Diri
Belum juga menggelar rapat perdana, Tim Transisi PSSI bentukan Kemenpora untuk menyelesaikan permasalahan sepak bola Indonesia sudah harus kehilangan salah satu anggotanya.
Dilansir CNN Indonesia, mantan staf khusus Presiden era Susilo Bambang Yudhoyono, Velix Wanggai, dipastikan mundur dari posisinya sebagai anggota Tim Transisi yang dibentuk Kemenpora. Alasan kesibukan membuat Velix memutuskan mundur.
"Pasti akan kami cari penggantinya," ujar juru bicara Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, melalui pesan singkat kepada CNN Indonesia, Sabtu (9/5).
Ketika ditanya perihal kriteria pengganti Velix akan berasal dari unsur ketokohan yang sama, Gatot menjawab, "Kita lihat nanti."
Selain Velix, Tim Transisi Kemenpora juga berpeluang kehilangan anggota lainnya. Mantan Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, juga dikabarkan akan mundur dari Tim Transisi.
Darmin menganggap masih banyak orang lain yang lebih tepat ketimbang dirinya untuk menjadi anggota Tim Transisi.
"Saya pikir, masih banyak pihak lain yang lebih efektif berada di dalamnya daripada saya," kata Darmin saat dihubungi CNN Indonesia, Sabtu (9/5) pagi. "Ini beda sekali dunianya dengan yang biasa saya geluti."
Mengenai Darmin, Gatot mengaku hingga kini belum bisa memastikan posisi mantan Dirjen Pajak periode 2006-2009 itu di Tim Transisi.
"Saya belum dapat informasi dari rekan kami yang mengontak beliau," ucap Gatot.
Selain itu, desakan agar mengundurkan diri menimpa Ridwan Kamil. Walikota Bandung itu didesak warganya untuk lebih fokus menata Bandung dibanding terlibat pusaran konflik PSSI.
"Lebih baik kang RK fokus ke permasalahan Bandung, masih byk yg butuh kang emil... Tim transisi mah, GA masuk janji kampanye. Serahkan pada ahli olahraga aja kang," ujar akun ULTRAS BANDUNG FOKUS @pandawa1945 di twitter. (Baca: Warga Bandung Tolak RK Masuk Tim Transisi PSSI, Kang Emil Banjir Mensen)
Selebrasi Paling Heboh ala Manajer
Berikut ini selebrasi ala manajer yang terheboh lainnya.
MANCHESTER UNITED 2-1 Sheffield Wednesday, Liga Premier (10 April 1993)
Si Opa Alex Ferguson pun bisa melompat kegirangan seperti anak kecil tatkala Manchester United menang 2-1 atas Sheffield Wednesday pada 1993 silam.
Manchester United 1-1 PORTO, Leg Kedua Babak 16 Besar Liga Champions (9 Maret 2004)
Mou berlari kegirangan sambil mengembangkan lengannya untuk ikut memeluk anak-anak asuhnya di bawah bendera Porto.
ARGENTINA 2-1 Peru, Babak Kualifikasi World Cup 2010 (10 Oktober 2009)
Melihat selebrasi legenda sepakbola yang satu ini, maka sedikit terlintas aksi pinguin yang berseluncur di es beku saat hendak menceburkan diri ke laut. Jika Paolo Di Canio dan Jose Mourinho menggunakan lututnya untuk berseluncur, tak tanggung-tanggung Diego Maradona menggunakan perutnya untuk meluncur di atas rumput.
Fenerbahce 1-1 GALATASARAY, Final Piala Turki (24 April 1996)
Selebrasi gol manajer yang satu ini memang menimbulkan sedikit kontroversi. Ia berlari ke tengah lapangan untuk menancapkan bendera timnya.
Manchester City 0-1 LUTON, Divisi satu (14 Mei 1983)
Manajer Luton Town, David Pleat berjingkrak-jingkrak dan berlari ke lapangan sebelum berhenti untuk mencium salah satu pemainnya atas kesuksesan timnya mengalahkan Manchester City.
REAL MADRID 3-2 Manchester City, Penyisihan Grup Liga Champions (18 September 2012)
Kesuksesan Cristiano Ronaldo melengkapi kemenangan Real Madrid 3-2 atas Manchester City di babak penyisihan grup Liga Champions, membuat sang manajer sangat kegirangan. The Special One pun langsung berseluncur dengan lututnya sambil mengepalkan kedua tangannya.
INGGRIS 1-0 Belgia, Babak 16 Besar Piala Dunia 1990 (26 Juni 1990)
Sir Bobby Robson berselebrasi dengan melompat-lompat kecil saat timnas asuhannya berhasil melumpuhkan Belgia 1-0 di babak 16 besar Piala Dunia 1990.
Inggris 2-3 KROASIA, Babak Kualifikasi Euro 2008 (21 November 2007)
Saat masih menahkodai timnas Kroasia, Slaven Bilic berlari kegirangan kesana-kemari sebelum melompat ke arah staf pelatih atas hadiah gol yang diciptakan anak asuhnya.
NEWCASTLE 1-0 Fulham, Liga Premier (7 April 2013)
Manajer Newcastle United, Alan Pardew melompat ke dalam kerumunan suporter saat merayakan selebrasi gol. Beruntung ia tak kehilangan uang di sakunya.
Northampton 1-2 SWINDON, Liga Dua (31 Desember 2011)
Saat masih melatih Swindon, Paolo Di Canio berlari terbirit-birit ke lapangan untuk merayakan gol dengan para pemainnya setelah Alan McCormack berhasil menjebol gawang lawan.
(sumber)













